
Doa bukan hanya bentuk permohonan.
Ia adalah refleksi dari apa yang diyakini, dirindukan, dan disyukuri. Dalam kegiatan KADO ke-190 pada tanggal 27 Juli 2025, anak-anak binaan meluangkan waktu untuk memanjatkan doa, tidak sekadar untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk semua yang selama ini menjadi penguat langkah mereka.
Mereka menyebut kebaikan dengan nama, meski tak mengenal siapa pemiliknya.
Karena bagi mereka, orang-orang yang memberi tanpa diminta adalah alasan mengapa harapan tetap hidup.
Melalui program ini, Yayasan Mutiara Harapan tidak hanya membiasakan doa sebagai kebiasaan spiritual, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran bahwa hidup yang dijalani dengan syukur, akan memberi kekuatan untuk bertahan, belajar, dan terus tumbuh.
Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang Kakak berikan.
Setiap doa yang dilangitkan, menyimpan jejak kebaikan yang tak terlihat… namun terasa.










